SEPARUH NAFAS

Photo : @nephoto – Wamena Papua

Saat ITU…
Tatapanmu sampai menembus jantung…💗 Hingga jantungku berdebar, berdebat dan berbisik. Mungkinkah dia adalah pujaan hati?… Mungkinkah dia adalah paduan yang terhilang tanpa jejak dalam bayangan?… atau Inikah dia yang lama ku-nantikan?🔊

Ohh… Mungkin aku yang salah menilai? Ya kadang karena penilaian karena akal hanyalah separuh nafas.❓
Ya karena, bisikan akal tanpa suara hati, seperti gemuruh ombak di lautan yang dangkal untuk memperlihatkan separuh kecantikan panoramanya. Ia tidak mau melihatkan padaku, tentang arus yang deras hingga dangkalnya lautan yang dapat menghabiskan nyawakuℹ️.

Mungkinkah seburuk itu? Ohhh tidak… Biarkan hati menemukan separuh yang terhilang darinya. Biarkan hati tidak lagi bertanya, inikah yang ku cari? Atau Inikah pelengkap bagianku yang terbelah?💔

Begitulah perjalanan panjang, seorang musafir. Bergelana seorang diri, tanpa ada yang menemani piluhnya kesunyian.🧖

Catatan remaja_Th Eral
Good morning, don’t forget time for coffee.
Bwana Asifiwe ✝️.



Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai