Teletabis Hill/Bukit Teletabis

Sentani West Papua- nephoto

Beautiful Afternoon, ushering in the night.
Teletabis Hill is one of the hills that gives spirit to those of you who visit this hill. This hill is named Teletubis. There is no understanding of the meaning of the name of this hill [please add].
2017th was the year when I started living in Jayapura and studying. Since then I have been involved in Easter activities from our campus at the GKI Imanuel Doyo Lama Congregation.
For 4 days in this congregation we did Easter keeping activities. The atmosphere is beautiful, Lake Sentani is no less surprising than other lakes in this hemisphere, the life of the people is friendly and active, and their greetings make me a part of them. That’s the impression!

The highlight of EASTER in this congregation, we make a bonfire on the hill and welcome the Easter dawn with the congregation. That’s when I set foot on this hill. Since then no one has come to visit this place, it is quiet and only footprints are stuck on the ground that is not paved.
Now thousands of people come in droves to enjoy the beauty of nature around the Teletabis hill, there is the beautiful Sentani Lake, the towering Syclops hill, the beautiful afternoon sun and long hills lined up.

All about God’s work.

Panorama teletabis Sentani

Indonesia translate

Sore yang Indah, mengantarkan malam.

Bukit Teletabis adalah salah satu bukit yang memberi spirit bagi anda yang mengunjingi bukit ini. Bukit ini di beri nama Teletabis. Pengertian dari arti nama bukit ini masih nihil [silahkan tambahkan].

Tahun 2017 adalah tahun dimana saya memulai tinggal di Jayapura dan menempuh pendidikan. Sejak itulah saya di libatkan dalam kegiatan Paskah dari kampus kami di Jemaat GKI Imanuel Doyo Lama.

Selama 4 hari di jemaat ini kami, melakukan kegiatan keeping Paskah. Suasana yang indah, danau Sentani yang tak kalah heran dengan Danau lain di belahan bumi ini, kehidupan orang-orang yang bersahabat dan aktif, dan Sapaan mereka membuatku saya adalah bagian dari mereka. Itulah kesan!

Puncak dari PASKAH di jemaat ini, kami membuat api ungun di bukit dan menyambut fajar Paskah bersama jemaat. Saat itulah saya injakkan kaki di bukit ini. Sejak itu tidak ada seorang pun yang datang mengunjingi tempat ini, sunyi dan hanyalah bekas kaki yang tertepel di tanah yang tak ber-aspal.

Kini ribuan orang datang berbondong-bondong menikmati indahnya alam di sekitaran bukit Teletabis, ada Danau Sentani yang indah, bukit syclop yang menjulang tinggi, mentari sore yang Indah dan berbukitan yang berjejer panjang.

Semua tentang karya Tuhan



Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai