MASAKI

Sunset MASAKI
Masaki adalah sebuah tempat di Dar Es Salaam.

Banyak orang berlalu-Lalalang. Ya ber- lalu-Langlalang, menikmati panorama Indah Di tengah hiruk piuk perkotaan.
Ya..
Di sini terlihat banyak orang dari India, Abrab, Dan Europa, orang asli disini hanya penjaga toko dan punya banyak usaha.
Ya.. orang-orang disini mereka mandiri (ekonomi). Hampir mereka memiliki usaha yang besar hingga yang terkecil. Hanya ada beberapa Hotel dan supermarket milik orang Cina, Filipino, Europa, Arab, dan Madagascar.
Masaki, sebenarnya tidak memperlihatkan panorama seperti Di Tanah Airku. Tapi setidaknya melihat matahari tenggelelam. Melihat banyak orang yang datang menyenangkan diri, kaum muda duduk berbagi Asmara mereka dan tidak sedikit pun yang menikmati makanan yang rupanya lezat (saya tidak mencoba) adalah kebahagiaan bagi saya.

Sunset Indah

Setidaknya empat kali kunjungi tempat ini. Ya.. Karena tempat tinggal saya tidak jauh dari “Sleep away”/ masakai.
Setidaknya ada banyak inspirasi yang muncul dalam otak dan berbisik tentang “Tanah Airku Papua”. Ya… Kadang kalo saya Ingat Papua selalu air Mata mengalir (entah mengapa?). Saya jarang berpikir tentang Ayah dan ibu dan jatuhkan air mata. Biarlah (AKU cinta Papua).

Disini saja dolo🌴🇹🇿.

English translation
Masaki is a place in Dar Es Salaam.

Lots of people passing by. Yes, walking around, enjoying the beautiful panorama amidst the hustle and bustle of the city.
Yes..
Here you can see a lot of people from India, Arab, and Europe, the native people here are just shopkeepers and have a lot of business.
Yes.. the people here are independent (economically). Almost they have a big business to the smallest. There are only a few hotels and supermarkets owned by Chinese, Filipino, European, Arab and Madagascar people.
Masaki, actually didn’t show a scene like In My Homeland. But at least saw the sunset. Seeing many people who come enjoying themselves, young people sitting sharing their Romance and not the least enjoying food that looks delicious (I didn’t try) is happiness for me.
At least four times visit this place. Yes.. Because where I live is not far from “Sleep away”/masakai.
At least there is a lot of inspiration that appears in the brain and whispers about “My Fatherland, Papua”. Yes… Sometimes when I remember Papua, tears always flow (I don’t know why?). I rarely think about mom and dad and shed a tear. Let it be (I love Papua).

Just here🌴🇹🇿



Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai