HIDUP DALAM PENGHARAPAN (FILIPI 4:6-7)

4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa-pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah, dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. 4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu, dalam Kristus Yesus.

Kitab Filipi ditulis sekitar tahun 60 M saat Paulus dipenjara, kemungkinan besar di Roma. Filipi adalah surat yang ditulis kepada orang-orang Kristen di Filipi yang mendorong mereka untuk tetap teguh, mengucapkan terima kasih dan kabar terbaru, serta mengungkapkan sukacita.

Dalam dukacita Paulus mengingatkan janganlah kamu “kuatir” Kata Yunani untuk “khawatir” adalah merimna ō. Saudara dapat menemukannya dalam 17 ayat Perjanjian Baru, yang biasanya diterjemahkan menjadi “peduli, cemas, prihatin.

Kuatir/merimna kita harus di nyatakan “katástasi” mengungkapkan, ,menyampaikan maksud.

Menyampaikan maksud harus disampaikan melalui “doa”. Doa, Kata Yunani adalah proseuche dan euchomai (εὔχομαι). Proseuche digunakan sebanyak 37 kali dalam Perjanjian Baru. Sementara euchomai berarti “berdoa” atau “berharap”. Dengan berdoa kita menyatakan keinginan kita supaya kita didengarkan. Serta mendapat jawaban (hasil dari harapan). Ada kata lain yang muncul pada ayat 6 adalah “mengucapsyukur” kata dasar dari syukur. Kata syukur  berasal dari “ekaristi” dalam bahasa Yunani juga berarti “ucapan syukur”.

Bersyukur adalah ungkapan rasa terima kasih dan pengakuan atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah. Bersyukur juga bisa diartikan sebagai kesediaan untuk membuka mata hati dan mengakui semua nikmat dan karunia yang diberikan Allah. Itu berarati ekaristi harus menjadi bahagian dalam keseharian kita dalam segala situasi.

Jika kita hidup dalam situasi ini, makan damai dan sejahtera akan melimpahi kita. Melimpahi “berkelimpahan” ini dalam bahasa Yunani adalah perisson, yang berarti … melimpah dan jauh melebihi apa yang bisa diharapkan atau diantisipasi.

Saudara, ayat menegaskan kelimpahan berlaku dalam segala hal. Baik material, akal, pikiran, perasaan dan bahkan yang tidak dapat dilampaui oleh pikiran kita pun.

Semuanya datang dari guru Agung Yesus Kristus. Didalam Yesus Kristus kita mendapatkan semuanya baik untuk hidup maupun mati.

Inilah kebahagiaan orang Percaya. Mereka mendapat dua kali libat. Untuk hidup kini dan masa mendatang Yesus Kristus yang ke dua X. Yesus guru agung menyediakan tempat yang layak bagi setiap orang yang percaya kepada. Dia mengenal semua orang menurut pilihanNya. Ingatlah hiduplah dialam kasih Kristus dan hidupkanlah supaya kita berlimpah-limpah dengan segala hikmat Allah.

Ingatlah saudara, hiduplah didalam takut Akan Tuhan, ucapkanlah syukur atas segala hal. Baik dalam kondisi apapun. Berharaplah kepada Tuhan dalam, doa dan harapan karena Tuhan itu mendengar. Tuhan itu melihat. Tuhan itu maha Tahu. Dia mengenlmu. Kiranya Tuhan memberkati kita dengan Firman-Nya. Amin



Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai